Novel Star Martial God Technique 27 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Novel Star Martial God Technique 27 Bahasa Indonesia

Star Martial God Technique 27 – Mayat

Melihat kecelakaan mengerikan itu membuat Ye Xinghe menghirup udara dingin. Dia saling memandang dengan An Xueyun, di mata mereka penuh dengan ketakutan yang mendalam.

“Bagaimana bisa menjadi seperti ini?” An Xueyun sedikit tenang, dia tidak tahu berapa banyak koraban yang terluka atau terbunuh, “Dan di mana sisanya?”

Ini hanya tinggal Ye Xinghe dan An Xueyun sekarang, tapi sekarang masih belum aman.

Korban yang selamat dengan langkah yang lambat, mereka bisa mati disini!

Ye Xinghe bertanya “Kakak An, apakah kamu melihat Lin Hong?” Ye Xinghe sangat mengkhawatirkannya.

“Lin Hong pasti baik-baik saja, dia menyuruhku mencarimu, dan dia pergi mencari Mo Yu!” Kata An Xueyun

“Baiklah!” Ye Xinghe menarik napas lega, berharap semuanya baik-baik saja dengannya.

“Ye Xinghe bagaimana menurutmu siapa yang bisa melakukan hal ini?” An Xueyun bertanya dengan cemas.

“Aku juga tidak tahu” Ye Xinghe menjawab tidak berani berbicara tanpa bukti.

“Bagaimana menurutmu jika Guru Chu Xian yang melakukannya? Tenda kami hancur, tapi tempat ini dipilih persis olehnya, tepat di bawah lereng bukit dan di sini batu besar tiba-tiba berguling, apakah ini hanya sekedar kebetulan?” An Xueyun ragu-ragu bertanya.

Ye Xinghe dan An Xueyun bersama memikirkan segalanya.

Keruntuhan lahan ini bukanlah kebetulan dimana Tenda mereka hancur, karena tempat ini berbahaya! Dan yang paling di curigai adalah guru Chu Xian!

Jika benar ini adalah ulah guru Chu Xian, maka apa tujuannya melakukan untuk itu?

Ye Xinghe dan An Xueyun saling memandang, mereka sangat takut, tanah longsor ini telah membuat semua siswa dan para guru melarikan diri.

Apakah papan jalan yang dihancurkan tidak untuk membunuh Liang Jian tapi untuk membantai meraeka semua?

“Ye Xinghe Aku tidak tahu Guru Chu Xian yang melakukannya atau orang lain, tapi kita harus melindungi diri kita sendiri dan tidak ada yang bisa dipercaya!” An Xueyun berpikir bahwa dia berkata benar dan tidak mengerti mengapa dia menjadi akrab dengan Ye Xinghe dan mempercayai Ye Xinghe.

“Um” Ye Xinghe mengangguk.

Ye Xinghe hanya mempercayai An Xueyun, Lin Hong, Mo Yu. Dia tidak tahu apakah dia bisa menemukan Mo Yu dan Lin Hong dengan aman.

Ye Xinghe dan An Xueyun pergi dari tanah longsor.

“Ye Xinghe, lihat itu!” An Xueyun melihat ke kejauhan dan gemetar saat mengucapkannya.

An Xueyun menunjuk ke tanah kosong ada tiga mayat di atasnya, mereka adalah siswa, satu anak perempuan dan dua laki-laki. Ye Xinghe sudah pernah melihat mereka sebelumnya. Gadis ini yang telah berbicara dengannya, dia adalah Ying Lu!

Tiga lainnya yang lainnya juga meninggal!

Tidak mungkin untuk menggambarkan apa yang dirasakan Ye Xinghe sekarang, meski dia tidak suka dengan mereka, tapi ketika dia melihat mereka meninggal, dia merasa sakit.

Para siswa ini masuk ke Akademi Bintang Surgawi belum lama ini, mereka memiliki rencana besar untuk masa depan mereka, tapi sekarang mereka mati dan terbaring di tanah tandus ini.

Ye Xinghe dan An Xueyun memeriksa mayat-mayat itu dan menemukan goresan seperti yang ditimbulkan oleh cengkeraman Binatang Iblis yang tajam.

Kekuatan para siswa ini lebih rendah dari Liang Jian, tentu saja mereka tidak bisa menahan pertarungan yang sengitnya dan dibunuh secara langsung.

Sesaat kemudian di depan Ye Xinghe dan An Xueyun keluar tiga siluet, satu siluet adalah Xia Yuning, di belakangnya dua lainnya, mereka adalah Liang Yu dan murid lainnya.

Setelah terjadinya tanah longsor, Liang Yu dan Wu Long pergi mengikuti Xia Yuning. Wu Long pelayan pribadi Liang Yu, itulah alasan dia sangat setia padanya.

Meskipun Xia Yuning terganggu dengan mereka, tapi dia hanya sendirian sehingga membiarkan mereka untuk mengikutinya.

Mereka bertiga melihat mayat di padang gurun ini. Ye Xinghe dan An Xueyun tidak berharap untuk bertemu dalam situasi seperti itu.

Tiga mayat terbaring di tanah. Ye Xinghe dan An Xueyun berpikir bahwa batu besar ini sangat mencurigakan dan bisa menjadi alasan dari segalanya!

Xia Yuning mengerutkan alisnya melihat Ye Xinghe dan An Xueyun tidak mengatakan apa-apa.

Liang Yu suram saat dia mengatakan pada Ye Xinghe “Kalian benar-benar pasangan yang berzina! Karena kalian yang melakukan ini! Aku harus membunuhmu!”

Di sekitar Liang Yu muncul api.

Zzshing, zzshing, zzshing!

Liang Yu tiba-tiba mengeluarkan bola api ke Ye Xinghe dan An Xueyun.

Zzshing! Bola ini penuh dengan kekuatan yang mengerikan.

“Xia Yuning saat kami datang mereka sudah mati!” An Xueyun berteriak.

Liang Yu berpikir bahwa tidak perlu dipermasalahkan jika Xia Yuning juga salah paham dengan mereka. An Xueyun akan bersedih karena mereka adalah teman baik.

“Mati kau!”

Ye Xinghe bernapas dalam-dalam dan matanya bersinar dengan cahaya emas.

Zzshing, zzshing, zzshing!

Bola-bola berapi-api satu per satu meledak di udara dan menyebar ke segala arah.

Dari pukulan itu bola api pecah menghilang meniup angin.

Suara pakaian berkibar terdengar.

Ye Xinghe tahu jika dia menjelaskan semuanya kepada Liang Yu berkali-kali, dia sama tidak akan percaya.

Liang Yu berteriak mengeluarkan bola api lainnya, tapi Ye Xinghe juga memecahkannya.

Liang Yu tidak percaya bahwa semua serangannya telah dihancurkan Ye Xinghe.

“Tidak mungkin! Mengapa bisa seperti ini!” Liang Yu marah, serangannya di puncak lapisan ketiga, di tambahkan dia pengguna bela diri api. Tidak mungkin untuk menahan serangannya.

Tapi Ye Xinghe dengan mudah mematahkan bola yang berapi-apinya!

Dia tidak bisa mengerti bagaimana dia bisa melakukannya!

Apakah Ye Xinghe memiliki kekuatan yang begitu besar? Apakah dia di tingkat ke 4?

Ketika Ye Xinghe baru saja masuk ke Akademi Bintang Surgawi, dia sangat lemah sehingga sangat mudah menginjak dia, tapi sekarang kekuatannya tidak lebih rendah dari dirinya sendiri, hal itu mungkin bisa dikatakan bahkan melebihi dia!

Liang Yu tidak mau membandingkan-bandingkan dengannya. Mengapa anak biasa yang menyedihkan itu untuk waktu yang singkat, telah melampaui kekuatannya!

Table of Content
Advertise Now!

Please wait....
Disqus comment box is being loaded