Gun-Ota ga Mahou Sekai ni Tensei shitara, Gendai Heiki de Guntai Harem wo Tsukucchaimashita!? CHAPTER 97 – Laporan Pernikahan

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

CHAPTER
97 – Laporan Pernikahan
————————————————————————
ALIH BAHASA:
VOID SAFIRMA
EDITOR:-
———————————————————–
à Lute, 14 years
old.
Equipment: +S&W M10 4-inch (revolver)
         
       +AK47 (assault rifle)


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

à Snow, 14 years
old.
A-minus class magician.
Equipment: +S&W M10 2-inch (revolver)
         
       +AK47 (assault rifle)
à Chrisse, 13
years old.
Equipment: M700P (sniper rifle)
à  Lyss, 180 years old High Elf.
B class magician.
Spirit’s blessing: Infinite storage
Equipment: +General-purpose machinegun
         
       +Miscellaneous
———————————————————–
Airship bergerak menembus awan dan tiba di wilayah Hoard
of Algio.
Kami melangkah dengan mantap di atas salju yang
segar.
Kota ini hanya sebesar batu dari sini.
Kami berjalan di atas salju dan menuju panti asuhan
di mana Eru-sensei menunggu kami di pintu depan. Dia sepertinya mendengar suara
kami. Seperti yang diharapkan dari telinga kelincinya.
“Eru-sensei!”
“Sensei!”
Snow dan aku berlari ke arahnya sambil berhati-hati
agar tidak terpeleset.
Bagiku ini adalah reuni setelah terpisah empat
tahun.
Penampilan Eru-sensei tidak berubah sama sekali.
Dia berada di penanpilan awal dua puluhan, tinggi
badannya mengesankan bagi seorang wanita dan payudara bisa digolongkan sebagai
besar.
Dia cantik. Ekspresi lembut dan matanya yang murung
membuat orang-orang yang ditemuinya merasa lega.
Sepasang telinga kelinci tumbuh dari rambut merah
muda.
Snow menggunakan momentum larinya untuk melompat ke
pelukan Eru-sensei.
Jelas, aku tidak bisa melakukan itu jadi aku
berhenti tepat di depannya.
“Ehehehe,
aroma Eru-sensei juga bagus ~”
“Ya
ampun, Snow-chan adalah anak manja, bukan.”
Snow, si fugofugo-, membenamkan wajahnya di dada
Eru-sensei dan mencium baunya. Sensei tidak keberatan dan memberinya senyum
ramah sebagai gantinya. Aku sangat cemburu! aku juga ingin mengubur wajahku ke
dada Eru-sensei!
(TLn: fugofugo adalah suara yang dia buat ketika
dia mengendus / menghirup / menyerap bau orang yang dia sukai, saya tidak dapat
menemukan kata apa pun untuk menggantikannya, dan jangan khawatir,
kedengarannya aneh dalam bahasa Jepang juga)
Tentunya, aku tidak bisa melakukan itu!
Aku meraih tengkuk Snow dan menariknya menjauh dari
sensei.
“Ayo,
hentikan. Jangan buat masalah untuk Eru-sensei. ”
“Oh
Lute-kun, apa kau cemburu? Jangan khawatir Tidak peduli seberapa menyegarkannya
bau Eru-sensei, itu tidak bisa menyaingi Lute-kun. Aroma Lute-kun yang terbaik.
“Begitukah?
Aku juga suka bau Snow. ”
“Ehehehe,
kita sama.”
Snow dan aku tersenyum satu sama lain.
“Fufufu,
kalian berdua sedekat biasanya.”
Eru-sensei menatap kami berdua dengan senyum
bahagia di wajahnya.
Tidak bagus, tidak bagus, kami menciptakan zona
hanya untuk kami berdua dan melupakan Eru-sensei.
Aku menawarkan salam kepada Eru-sensei lagi.
“Aku
sudah lama tidak memberi kabar, Eru-sensei. Bukan hanya membuatmu sangat
khawatir, aku bahkan terlambat memberitahumu tentang pernikahan kami, aku minta
maaf. ”
“Aku
hanya sedikit cemas, tahu . Aku percaya jika itu Lute-kun, semuanya akan
baik-baik saja. ”
Aku merasakan pang di dadaku ketika aku melihat dia
tersenyum.
Ketika aku ditangkap oleh petualang palsu, aku menyalahkan
diriku sendiri karna ceroboh.
Membuatnya khawatir, karena itu membuatku merasa
takut.
Untuk melupakan perasaan itu, aku memutuskan memperkenalkan
Eru-sensei kepada gadis-gadis lain yang akhirnya muncul dan berdiri di
belakang.
“Ini
adallah Eru-sensei yang membesarkan Snow dan aku, dia seperti ibu kita.”
“Senang
bertemu dengan kalian semua, aku Eru dari suku Kelinci. Aku telah merawat
Lute-kun dan Snow-chan ”
Eru-sensei menyapa Chrisse, Lyss, Meiya, Xiah, Luna
dengan senyum cerah.
Aku batuk sekali dan mulai memenuhi janji yang ku buat
ketika aku meninggalkan kota.
“Eru-sensei,
seperti yang dijanjikan ketika aku meninggalkan kota, tolong biarkan aku
memberitahumu tentang pernikahan kami.”
Sekitar empat tahun lalu, pagi-pagi sekali.
Pada hari aku meninggalkan kota, aku membuat janji
dengan Eru-sensei yang mengirimku pergi.
Janji itu adalah “setelah aku menikahi Snow,
aku pasti akan kembali sekali untuk memberitahumu tentang hal itu”.
Memenuhi yang tertunda karena keadaan, tetapi
akhirnya aku berhasil mewujudkannya.
“Sebenarnya,
selain Snow, aku juga menikahi dua gadis lain ……..”
Aku memperkenalkan Chrisse dan Lyss ke Eru-sensei.
“Senang,
bertemu, dengan mu. aku,  Chrisse. Aku
adalah onii-chan … … pengantin wanita”
Chrisse berusaha keras menggerakkan suaranya, karna
trauma dia tidak bisa bicara, dan menyapa Eru-sensei.
Lalu giliran Lyss. Dia meletakkan tangan kanannya
di dadanya, sementara mencubit roknya dengan kirinya sedikit, dan memberi
hormat.
“Senang
bisa berkenalan denganmu. Aku dipanggil Lyss, yang sebelumnya adalah puteri
kedua dari kerajaan high Elf Enol. Saat ini aku menutupi warna mata dan
penampilanku dengan liontin ini untuk menghindari mata publik…. Karena
dihubungkan oleh takdir, aku telah mengikat simpul dengan Lute-san bersama
Snow-san dan Chrisse-san. Untuk bisa bertemu Eru-san, orang tua yang
membesarkannya, benar-benar suatu kehormatan bagiku. ”
Sebelum kami tiba di panti asuhan, aku sudah
memberi tahu Luna tentang pernikahan kami.
Dia terkejut, tetapi dia tidak keberatan.
Eru-sensei tampak gelisah setelah mendengar ucapan Chrisse
dan Lyss.
Apakah dia terkejut mendengar aku menikahi orang
lain selain Snow?
Untuk beberapa alasan, wajahnya menjadi pucat.
“Eru-sensei,
apa yang terjadi? Kamu terlihat agak tidak sehat … …”
“Uh,
nuh-uh, aku baik-baik saja. Hanya sedikit dingin di sini. Tapi tetap saja, aku
terkejut, berpikir bahwa Lute-kun menikahi orang lain selain dari Snow-chan
juga”
“Haha,
banyak hal terjadi …”
Aku sudah memperkenalkan istriku, tetapi salam
terus berlanjut.
Syiah, Luna, Meiya menyapa Eru-sensei satu demi
satu.
Xiah dan Luna aman sampai batas tertentu, tapi
Meiya―
“Senang
bertemu denganmu, ibu mertua sayang! Untuk penemu magic tolls jenius, dewa,
Lute-sama, aku murid pertamanya, tangan kanannya, dan orang kepercayaannya yang
disebut Meiya Dragoon! Aku adallah calon istri berikutnya, jadi aku akan berada
dalam perawatanmu selama bertahun-tahun mendatang! ”
Oi, calon istri apa lagi …….
Atau lebih tepatnya, bagian “ibu”,
bukankah pelafalan itu terasa agak salah?
“Lute-kun,
kamu berencana untuk menikahi Meiya-chan juga?”
Seperti yang diduga, Eru-sensei bingung dan
bertanya sambil memiringkan kepalanya.
Aku tidak bisa mengatakan “Dia hanya
memproklamirkan diri jadi mohon jangan keberatan” di depan orang yang
terlibat.
Jadi aku hanya tertawa untuk menghindari pertanyaan
itu.
Eru-sensei mungkin sudah menebaknya jadi dia
mengubah topiknya.
“Tapi
aku sangat senang Lute-kun dan semuanya datang menemuiku. Sebenarnya ada
sesuatu yang ingin aku konsultasikan denganmu. ”
“Berkonsultasi?”
“Sebenarnya…….
Aku, diminta pertolongan untuk pernikahan …… ”
Hah? Pernikahan? Pengangkutan? Penyeberangan? Tidak
tidak, itu aneh. Tunggu, ya? Hah?
Pernikahan? Eru-sensei? Hah?
Hm, singkatnya, itu ya…….
Itu, it-it-it-itu, sudah waktunya untuk
PPPEEEERANGGGGGGGGGGG!!!
————————————————–

—————————————








terimakasih telah membaca sejauh ini…………….
tolong dukung terjemahan kami dengan membaca terjemahan ini hanya di ‘otakuakut.blogspot.com ‘


buat teman teman yang ingin ikut serta dalam terjemahan projek ini juga sangat di persilahkan. kalian bisa contak saya melalui fanspage fb, fb ( void safirma), atau via E-mail ( voidsafirma@gmail.com )

kami otakuakut selalu terbuka dan menyambut teman – teman yang ingin bergabung dengan kami

silahkan matikan ad-block kalian untuk mendukung blog ini. iklan membantu agar blog ini dapat terus berjalan dengan lancar
apabila ada typo,terjemahan yang menurut teman-teman kurang tepat silahkan tulis kritik dan sarannya di kolom komentar postiang ini….


Terima kasih banyak 

—————————————



Table of Content
Advertise Now!

Please wait....
Disqus comment box is being loaded